Skip to main content

Wakaf Produktif BMM

Wakaf Produktif  Baitul Mal Mina (BMM) 

Wakaf Produktif adalah Pengembangan harta wakaf oleh Nazir ( Pengurus Wakaf ) dalam usaha yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Nazir mestilah terdiri dari orang-orang yang mengerti tentang Fiqh Wakaf dan Undang-undang Wakaf dan praktek-praktek investasi. Nazir tsb mesti amanah dan produktif. Nazir yang terlibat di dalam pengembangan harta wakaf wakaf produktif ini harus berbentuk Yayasan agar mudah dalam hal pertanggungjawaban dan profesionalisme dalam mengelola harta wakaf.


Sektor riil adalah bentuk investasi yang bisa dikatakan sebagai investasi jangka panjang karena ia memakan waktu yang panjang untuk mendapatkan keuntungan.Sektor riil dibagi dalam dua aspek yakni barang dan jasa. Sektor riil penghasil barang seperti sektor pertanian, pertambangan, industri dan sektor jasa lainnya, sedangkan sektor Finansial cenderung mengarah pada aset saham suatu perusahaan dan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah maupun individu dan perusahaan. Contoh investasi yang banyak dalam sektor keuangan adalah saham, reksa dana, obligasi, deposito. Nazir juga bisa berinvestasi pada perusahaan- perusahaan yang mengeluarkan produk. Dalam  bidang saham, sebenarnya saham musyarakah resikonya lebih rendah daripada saham mudharabah karena dalam system musharakah resiko ditanggung bersama


Dengan proses pendidikan dan pemahaman masyarakat muslim saat ini, akses yag semakin mudah meningkatkan kesadaran akan besarnya potensi wakaf dalam pembangunan. Jumlah masyarakat muslim yang ingin mewakafkan hartanya misalnya paling sedikit 1000 orang dikali dengan jumlah wakaf Produktif misalnya Rp 100.000 per orang per bulan maka akan didapatkan dana terkumpul sebanyak Rp 1,2 milyar,  yang kemudian bisa di-investasikan di berbagai sektor yang menguntungkan untuk dilakukan. Kemampuan ini diperkuat oleh jumlah penduduk muslim dunia yang besar. Terbukanya peluang yang besar bagi masyarakat untuk mengelola wakaf produktif secara profesional. Indonesia memiliki SDM yang cukup untuk mengelola wakaf secara profesional.

Contoh Wakaf Produktif di berbagai Negara:


SAUDI ARABIA

International Islamic Relief Organization Saudi Arabia (IIROSA) telah me-launching 6 proyek wakaf di Mekkah dengan dana SR 470 juta dengan perkiraan keuntungan SR 45 juta yang akan digunakan untuk kepentingan sosial.

Proyek Bayt Allah Waqf 11 lantai rumah dan gedung komersial. Keuntungan dari proyek ini digunakan membangun 370 mesjid di 18 negara.
The Orphan Waqf, hotel 30 lantai yang keuntungannya digunakan untuk membiayai anak-anak yatim di 28 negara
The Educational Care Waqf, tower 22 lantai yang keuntungannya digunakan untuk membiayai 30 institusi pendidikan di seluruh dunia.
Social Development Waqf, gedung 10 lantai yang keuntungannya digunakan untuk program rehabilitasi dan pelatihan keterampilan untuk satu juta orang di 97 negara.
The Da’wa Waqf, gedung 28 lantai yang keuntungannya akan digunakan untuk beasiswa 13000 mahasiswa, 720 mubaligh di 365 Center- center Islam di seluruh dunia
The Health Care Waqf, gedung 25 lantai keuntungannya akan dipergunakan untuk kepentingan kesehatan 33 juta orang di 285 Rumah Sakit.


MALAYSIA

Kumpulan Waqf An-Nur sukses membangun beberapa klinik dan Rumah sakit di Malaysia. Sekarang juga ada pembangunan hotel yang dilakukan. Mereka juga menginvestasikan dana-dana waqf mereka melalui pasar modal perbankan dan lain-lain. Hasil dari keuntungan waqf mereka gunakan untuk kepentingan anak yatim beasiswa, orang miskin, anak yatim dan lain-lain. Contoh investasi mereka di saham mereka memiliki 12,35 juta unit saham pada J Corps Kulim (M) Bhd, 18,60 juta unit saham di KPJ Health Care Bhd dan 4,32 juta saham di Johor Land Bhd



SINGAPURA

Singapura memiliki $340 juta. Nama lembaganya Warees, mereka menginvestasikan dana waqf mereka dalam bentuk musyarakah di berbagai outlet makanan. Di singapura mereka mendapatkan waqf dari potongan gaji setiap bulannya bagi masyarakat muslim Singapura. Warees juga menginvestasikan dananya pada sentra bisnis yang dikelola oleh orang-orang Islam.



Rata-rata Nazir di Indonesia belum mampu menerapkan manajemen profesional dalam pengelolaan harta wakaf sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Pusat Bahasa dan Budaya yang dilakukan oleh UIN Syarif Hidayatullah pada tahun 2006 yang meneliti 500 responden Nazir di 11 provinsi. Kesimpulannya 77% Nazir tidak produktif alias diam. Sisanya juga tidak sempurna produktif. 84% nazir sambilan dan 16% yang fokus. 70% harta wakaf dalam bentuk mesjid, 59% berada di pedesaan, 66% harta wakaf dikelola secara tradisional atau perseorangan sisanya dikelola secara Badan Hukum Yayasan.

Baitul Mal Mina tidak hanya melaksanakan kegiatan Wakaf Produktif, juga melaksanakanCara Berwakaf dan Shedekah Produktif di Baitul Mal Mina  (BMM):

Bagi para Wakif ( orang yang mewakafkan harta ) bisa mewakafkan yang diamanahkan kepengurusan harta wakaf ke Baitul Mal Mina (BMM) dengan nominal seikhlasnya untuk :

1. Wakaf Produktif Bangunan Baitul Mal Mina untuk ummat Islam, dimana bangunan BMM (yang direncanakan Bangunan Tiga Tingkat di Jl DR Mr Muhammad Hasan, yg bernilai Rp 1,4 Milyar) akan dipergunakan tidak hanya sebagai Kantor Pusat BMM, juga untuk venue Berbagai Pelatihan dan Pendidikan, untuk berbagai Seminar/Training/Workshop/Rapat-rapat (meeting) /Ruang belajar  Kode Donasi: 1

2. Wakaf Tunai Produktif Baitul Mal Mina (Alokasi bagian keuntungan yang diserahkan dapat berupa Wakaf Tunai Produktif lagi atau berupa sedekah yang akan difokuskan untuk bantuan Sarana-Prasarana Tahfiz dan Tadabbur al-Quran, Penyediaan Mushaf, Tafsir, dan Kitab2 Hadis, Kitab2 Muktabar,Tunjangan Hidup Guru dan Santri Fakir miskin, pembangunan Mushalla dan Tempat-tempat Ibadah yang sangat dibutuhkan umat, Tabung Amal dll). Kode Donasi: 2

3. Infaq/Sedekah Produktif BMM (Untuk Bantuan Sarana dan Sarana Tadabbur al-Qur'an termasuk Tahfiz Al-Qur'an, Peningkatan Kapasitas Belajar-Mengajar al-Qur'an (Pelatihan2), Tabung Amal, dan segala bantuan2 Amal dll) yang dikelola BMM . Kode Donasi: 4

Untuk Update Nama Wakif (Pewakaf) Tunai Produktif di masing-masing blog website sbb:

1. Untuk Wakaf Tunai Produktif Pembelian Bangunan Baitul Mal Mina (BMM): Wakaf Dana Pembelian Bangunan BMM

2. Untuk Wakaf Tunai Produktif Baitul Mal Mina (BMM): Wakaf Tunai Produktif BMM


Untuk donasi di atas dapat disalurkan melalui pengurus BMM, dengan nomor rekening (Akaun) sbb:

BRI, No Rek (Akaun): 004301042412506 (Swift Code: BRINIDJA)

BNI Syariah, No. Rek (Akaun): 0427172680 (Swift Code: SYNIIDJA)


Bank Aceh Syariah, No Rek (Akaun): 62002200105180 (Swift Code:PDACIDJ1)


CIMB Niaga Syariah, No Rek (Akaun):  761968078600  (Swift Code BNIAIDJA)

semuanya Nomor Rekening (Akaun) a.n: Ketua Pengurus BMM yaitu: Sofyan Kaoy Umar

dan selanjutnya perlu KONFIRMASI setelah tranfer berapa yang ditransfer dan melalui bank mana. Konfirmasi boleh melalui/SMS/WA ke salah satu nama berikut:

+6281269256161 (Pengurus BMM a.n Ust. Sofyan Kaoy Umar, MA, CPIF)

+6281360416343 (Bendahara YPI Mina a.n Usth Saidah Rahmi, SAg) 


Untuk memudahkan dalam Sistem Administrasi dan Pelaporan ke Publik, nilai donasi ditambahkan Kode Donasi pada ujungnya, misalnya Wakaf Produktif Pembelian Bangunan BMM, Kode Donasinya adalah 1 dengan jumlah misalnya Rp 35,000,maka ketika mentransfernya adalah dengan jumlah 35001.

Bagi yang dekat dan ada waktu, Donatur bisa langsung menyalurkan ke Kantor Pusat sementara BMM di alamat : 

Bangunan PINBUK Prov.Aceh, 
Jln. AMD Manunggal No. 80, Lamdom, 
Banda Aceh 23244
INDONESIA

CP WA Pengurus BMM adalah: +62 812 6925 6161 (Ustaz Sofyan Kaoy Umar, MA, CPIF)

Popular posts from this blog

Matematika Sedekah

MATEMATIKA SEDEKAH Berawal dari cerita bahwa Ustadg Yusuf Mansur menganjurkan Muslim melaksanakan Infaq/Sedekah di jalan Allah untuk mendapatkan tujuan baik yang diinginkan.. Contohnya: dalam situasi seseorang perlu segera menikahi namun kekurangan dana. Orang itu pun mengikut pesan itu mulai bersedekah berdasarkan jumlah nominal uang yang ia perlukan untuk membuat resepsi pernikahan nanti.  Film ‘Kun FayaKuun‘ yang dibuat oleh Ust. Yusuf Mansur bercerita tentang kehidupan seorang tukang kaca yang jauh dari mencukupi, namun tukang kaca itu tidak berputus asa dari rahmat Allah dan ia tetap bersedekah meskipun kekurangan.  Film ini sangat memberikan inspirasi seseorang untuk bersedekah. Dalam buku ‘The Miracle of Giving", Keajaiban Sedekah‘ yang ditulis oleh Ustadh Yusuf Mansur sendiri disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-An'am 6:160: " Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan j...

Agar Tidak Terus Menerus Hidup dengan Berhutang

AGAR TIDAK TERUS MENERUS HIDUP DENGAN BERHUTANG Kita diperintahkan untuk senantiasa bersyukur pada Allah atas nikmat yang telah diberikan kepada kita sekalian. Moga dengan banyak bersyukur, kita akan terus ditambahkan nikmat lainnya danger bersyukur itu dimulai dari yang sedikit. Dari An-Nu’man bin Basyir  radhiyallahu ‘anhuma , Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ “ Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak .” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667). Allah  Ta’ala  berfirman, لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ “ Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian .” (QS. Ibrahim: 7) Syukur inilah yang mesti kita buktikan dengan takwa sebagaimana yang Allah perintahkan, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتّ...

5 (Lima) Sahabat Terkaya yang Diberitakan Masuk Surga

5 (Lima) Sahabat Terkaya yang Diberitakan Masuk Surga Dalam  artikelnya,  Dr. Yusuf ibn Ahmad al Qasim berusaha melakukan riset perpustakaan sederhana untuk mencari tahu siapa saja para sahabat Rasulullah SAW yang memiliki kekayaan terbesar dan nilai asetnya.  Tertarik dengan artikel tersebut, di samping menerjemahkannya secara bebas, saya (Faishol) melakukan verifikasi ulang melalui sumber-sumber lain yang dijelaskan pada tempatnya serta menyusun urutan personal berdasarkan aset terbesar. Nilai kekayaan yang diungkap di sini adalah nilai aset  tarikah  yang ditinggalkan saat mereka wafat. 5 (Lima) Orang Sahabat Terkaya ‘Abdurrahman ibn ‘Awf Az-Zubayr ibn al ‘Awwam ‘Utsman ibn ‘Affan Thalhah ibn ‘Ubaydillah Sa’ad ibn Abi Waqqash 1. ‘Abdurrahman ibn ‘Awf  (44 SH – 32H / 580 – 652 M). Nilai kekayaan saat wafat  Rp. 6.212.688.000.000 ,- Kekayaan sahabat yang satu ini benar-benar membuat geleng-geleng kepala. Beliau adalah oran...